Mau baca artikel apa? request Buat Blog!

5 Perbedaan Konvensional Marketing Dengan Digital Marketing

Konvensional marketing dan digital marketing memiliki perbedaan yang sangat signifikan, baca selengkapnya artikel dibawah ini.

Iklan merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi Anda tentunya, apaagi di zaman sekarang ini periklanan konvensional sudah jarang di temui atau digunakan, karena selain kurang efektif, masyarakat saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk melihat iklan lewat digital seperti smartphone.

Beriklan menggunakan teknologi digital adalah strategi periklanan yang sangat populer di saat ini, dan dengan alasan yang efektif. 

Perbedaan Konvensional Marketing Dengan Digital Marketing

Iklan digital memiliki beberapa keunggulan dibandingkan iklan tradisional, berikut adalah beberapa perbedaan periklanan menggunakan metode konvensional marketing dengan metode digital marketing.

1. Lokasi Iklan

perbedaan marketing konvensional dengan digital marketing
lokasi iklan konvensional & digital marketing

Dalam periklanan digital konvesional biasanya kita memasang iklan kita di brousur, spanduk, baleho atau papan reklame di jalan. Jadi iklan hanya akan tampil di sekitar jalan tersebut saja, dan jika kita pindah sedikit saja atau seret ke lokasi lain, biasanya jumlah orang yang melihat iklan yang dipasang tersebut juga ikut berbeda dari jumlah sebelumya.

Berbeda halnya dengan digital marketing, karena periklanan digital didukung oleh teknologi digital, hampir setiap orang saat ini memiliki perangkat digital yang selalu digunakan yaitu smartphone.

2.Waktu Iklan

perbedaan marketing konvensional dengan digital marketing
waktu iklan konvensional & digital marketing

Waktu yang dimaksud disini ialah iklan Anda dapat dilihat oleh audiens/penonton target calon pelanggan Anda. Seperti manfaat lokasi sebelumnya, waktu iklan penting untuk keberhasilan kampanye iklan anda. 

Dalam periklanan menggunakan metode digital konvensional, jika Anda menjalankan iklan TV pada pukul 20.00 WIB, iklan Anda hanya akan berjalan pada waktu itu. Dan jika penonton  tidak melihat iklan TV Anda pada waktu yang diatas, penonton Anda tidak akan melihat iklan Anda lagi.

Misalkan, hampir di tempat yang sama seperti sebelumnya, jika Anda memasang iklan berupa papan reklame di sebuah pusat perbelanjaan. Jika mall masih buka dan banyak orang yang melewati postingan anda, kemungkinan besar banyak orang yang akan melihat iklan anda. Namun, jika mal tutup, iklan Anda tidak akan tayang hingga sore hari. 

Sementara itu menggunakan digital marketing bisa lebih fleksibel tentang waktu kapan iklan anda ditampilkan. Anda dapat mengaturnya secara manual dari waktu ke waktu atau membiarkannya kosong selama seseorang mencari produk yang sama dengan anda dan iklan anda akan  muncul. 

Setiap kali pemirsa atau pelanggan potensial Anda mencari, iklan anda akan muncul. Tergantung pengaturan strategi iklan yang Anda gunakan pada pagi, siang dan malam hari.

3. Target Audens/Penonton

perbedaan marketing konvensional dengan digital marketing
Target iklan konvensional & digital marketing

Penonton iklan adalah kelompok target dari sebuah kampanye iklan. Menentukan penonton iklan juga penting untuk keberhasilan kampanye iklan. Misalnya beriklan di papan reklame jalan raya. Kemudian setiap orang yang menyeberang jalan akan melihat iklan anda. Namun tidak semua orang yang melihat iklan Anda adalah target anda, atau setidaknya mereka tidak memiliki minat yang sama.

Sebaliknya, metode digital marketing memiliki keunggulan dalam menentukan untuk siapa kampanye akan dilihat. Misalnya, mereka mengiklankan sepatu bola. Tentunya anda berharap agar orang-orang yang tertarik dengan dunia sepakbola melihat iklan Anda.

Maka konfigurasi ini dapat dilakukan yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas iklan Anda, karena kelompok sasaran iklan sesuai dengan minat calon pelanggan yang dituju.

4. Biaya Pemasaran Iklan

perbedaan marketing konvensional dengan digital marketing
Biaya iklan konvensional & digital marketing

Marketing konvensional terkesan mahal, alsannya karena melibatkan percetakan, iklan radio/tv yang tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Berbedan halnya dengan Digital marketing, metode ini lebih murah karena semuanya serba online, dan penggunaan situs web tidak memerlukan biaya hanya sedikit.

5. Analisis Iklan

perbedaan marketing konvensional dengan digital marketing
Analisis iklan konvensional & digital marketing

Analisis adalah pengukuran dari iklan yang ditampilkan, jika anda memasang iklan di koran, anda tidak dapat mengukur berapa banyak orang yang melihat dan tertarik dengan iklan anda. Kecuali Anda terjun langsung kelapangan untuk memantaunya secara langsung.

Sedangkan beriklan secara online/digital marketing memberikan informasi trafik anda seberapa sering iklan anda ditampilkan, seberapa sering iklan anda dibaca, seberapa sering konsumen tertarik dengan produk anda.

Penutup

Demikian beberapa Perbedan Konvensional Marketing Dengan Digital Marketing, semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk memilih periklanan secara efektif, praktis dan murah. Semoga bermanfaat.

5 Perbedaan Konvensional Marketing Dengan Digital Marketing
5 Perbedaan Konvensional Marketing Dengan Digital Marketing

About the Author

Hai! saya Yudistira, saya suka menulis tentang teknologi, geme, bisnis, & digital marketing.

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak dan sopan :)